Tingkatan Akhlak Mulia 3

⏯ Materi Lanjutan

💎 Tingkatan Akhlak Mulia

Contoh Lain:
👉🏻 Tentang Hari Kiamat:
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam telah memberitakan: “Bahwa matahari akan berada dekat dengan seluruh makhluk pada hari kiamat dengan jarak satu mil.”[6]

Entah arti dari mil tersebut celak mata atau jarak, namun pendapat yang lebih kuat adalah alat celak mata.

Sesungguhnya jarak antara matahari dan kepala manusia sangatlah dekat.

Meskipun seperti itu, manusia tidak akan terbakar dengan lautan api matahari tersebut.

Adapun di dunia sekarang ini, seandainya saja matahari dekat dengan bumi sejarak satu ruas jari, pasti akan terbakar bumi ini dan terbakar juga siapa saja yang berada di atasnya.

Terkadang ada orang berkata: Bagaimana bisa matahari dekat dengan kepala semua makhluk dengan jarak seperti ini, lalu sekejap kemudian mereka masih tetap ada tanpa terbakar ?!

Maka kita katakan kepadanya:
“Kamu harus berakhlaq yang baik terhadap hadits tersebut, yaitu menerima saja jangan terlalu dalam memikirkannya apa lagi membantahnya.”

Berakhlaq baik terhadap hadits shahih seperti ini dapat dilakukan dengan cara menerima dan membenarkannya dengan jalan tidak ada sedikitpun terdapat rasa sesak di hati, sempit dan keragu-raguan pada dada-dada kita.

Kemudian hendaknya kita mengetahui bahwa apa yang Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam kabarkan pada hadits tersebut adalah sebuah kebenaran. Akan tetapi, dalam masalah di atas terdapat suatu perbedaan besar antara keadaan manusia di dunia ini dengan keadaan mereka di akhirat nanti.

Yang mana tidak mungkin bagi kita untuk membanding-bandingkan
keadaan dunia dengan keadaan akhirat karena adanya perbedaan yang sangat jelas tersebut. Kita semua mengetahui, bahwa manusia pada hari kiamat kelak akan berdiri selama lima puluh tahun lamanya!!.

Seandainya saja diukur dengan keadaan dunia, apakah mungkin ada orang yang mampu berdiri selama lima puluh ribu jam? Bahkan apakah mungkin seseorang berdiri selama lima puluh ribu menit?!. Jawabnya: tidaklah mungkin hal tersebut. Jadi, perbedaannya sangatlah jelas.

Kalau memang demikian keadaanya, maka seorang mukmin harus menerima kabar seperti ini dengan lapang dada dan penuh ketenangan, dan dia harus mampu memahaminya, serta terbuka hatinya akan apa yang ditunjukkan olehnya .

________
[6] Dikeluarkan Muslim, No (62) di Kitaabul Jannah wa Na’iimiha, dan Tirmidzi, No (2421) di Kitaabuz Zuhd.

In syaa Allah bersambung…
•┈┈➖•◈◉✹❒📚❒✹◉◈•➖┈┈•

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين.

✍Ustadz Abu Salman Al-Kwasayni حفظه الله تعالى.

🌍 Di Bumi Allah LIMAN INDONESIA, Kamis 30 Rajab 1438 H.

🌐www.al-kwasayni.com
📪telegram.me/alkwasayni
🐦twitter.com/alkwasayni
🔵Fb: bit.ly/2o6WTJY
🖼Instagram: bit.ly/2p7rvbP
📹youtube: bit.ly/2odLKHL
📡Streaming: bit.ly/2o1B78B
📻Radio: 107.4 FM
♻WA : Daftar Al-Kwasayni Ketik
Nama#L/P#Alamat
Kirim 0821-1155-3775.

✅Live Group WA: https://chat.whatsapp.com/9VHZtvBvl07KvDHq2kKkJzJoin group

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *