Tingkatan Akhlak Mulia 2

⏯ MATERI LANJUTAN

💎 Tingkatan Akhlak Mulia

Kabar tentang dua sayap lalat telah datang dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, dan Beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dalam perkara-perkara yang ghaib tidak mungkin berbicara dengan hawa nafsunya.

Beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam tidak berbicara melainkan dengan apa-apa yang telah Allah Subhanahu wa Ta’ala wahyukan kepadanya. Karena beliau juga adalah seorang manusia, sedangkan manusia tentu tidak mengetahui perkara yang ghaib.

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman:

قُلْ لَا أَقُولُ لَكُمْ عِنْدِي خَزَائِنُ اللَّهِ وَلَا أَعْلَمُ الْغَيْبَ وَلَا أَقُولُ لَكُمْ إِنِّي مَلَكٌ ۖ إِنْ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰ إِلَيَّ ۚ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الْأَعْمَىٰ وَالْبَصِيرُ ۚ أَفَلَا تَتَفَكَّرُونَ
Katakanlah (Muhammad), “Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan aku tidak mengetahui yang gaib dan aku tidak (pula) mengatakan kepadamu bahwa aku malaikat. Aku hanya mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku.” Katakanlah, “Apakah sama antara orang yang buta dengan orang yang melihat? Apakah kamu tidak memikirkan(nya)?”. [Al-An’am:50]

Kabar tentang dua sayap lalat wajib kita terima dengan lapang dada dan yakin.

Dan cara berakhlaq mulia terhadap kabar seperti ini bisa ditempuh dengan menerima dan tunduk terhadapnya. Dan inilah yang disebut seseorang berakhlaq atau tidak, yaitu menerima dalil atau menolaknya.

Maka, kita pastikan dengan tegas, bahwa apa yang telah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam katakan dalam hadits ini adalah hak dan benar, meskipun ada orang yang menolaknya ataupun mengkritisinya.

Juga kita semua mengetahui dengan yakin, bahwa setiap perkara yang menyelisihi apa-apa yang telah sah datangnya dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam maka hal tersebut adalah batil.

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman:

فَذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمُ الْحَقُّ ۖ فَمَاذَا بَعْدَ الْحَقِّ إِلَّا الضَّلَالُ ۖ فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَ
“Maka itulah Allah, Tuhan kamu yang sebenarnya; maka tidak ada setelah kebenaran itu melainkan kesesatan. Maka mengapa kamu berpaling (dari kebenaran)?”. [Surat Yunus 32]

In syaa Allah bersambung…
•┈┈➖•◈◉✹❒📚❒✹◉◈•➖┈┈•

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين.

✍Ustadz Abu Salman Al-Kwasayni حفظه الله تعالى.

🌍 Di Bumi Allah LIMAN INDONESIA, Kamis 30 Rajab 1438 H.

🌐www.al-kwasayni.com
📪telegram.me/alkwasayni
🐦twitter.com/alkwasayni
🔵Fb: bit.ly/2o6WTJY
🖼Instagram: bit.ly/2p7rvbP
📹youtube: bit.ly/2odLKHL
📡Streaming: bit.ly/2o1B78B
📻Radio: 107.4 FM
♻WA : Daftar Al-Kwasayni Ketik
Nama#L/P#Alamat
Kirim 0821-1155-3775.

✅Live Group WA: https://chat.whatsapp.com/9VHZtvBvl07KvDHq2kKkJzJoin group

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *