Tidak Akan Pernah Sama

Tidak akan sama antara yang mendengar dengan yang tuli.

Tidak akan sama antara yang melihat dengan yang buta.

Tidak akan sama antara yang hidup dengan yang mati.

Tidak akan sama antara yang cahaya dengan yang kegelapan.

Tidak akan sama antara yang beriman dengan kafir.

Allah berfirman:

قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ
“Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sebenarnya hanya orang yang berakal sehat yang dapat menerima pelajaran.” [Az-Zumar: 9]

Begitu pula tidak akan sama antara yang berilmu dengan yang jahil.

Hanya orang-orang yang berakal yang mampu menerima nasihat, pelajaran, kebenaran dan peringatan.

Ali bin Abi Thalib Radhiallahu ‘anhu berkata:

“Jangan engkau nasehati orang yang bodoh (suka membantah) karena ia akan membencimu, nasehatilah orang yang berakal karena ia akan mencintaimu.”

 

Ditulis oleh: Ustadz Abu Salman Al-Kwasayni حفظه الله

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين.

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *