Pergantian Tahun Baru adalah Tanda Berkurangnya Umurmu

Jika seorang hamba diberikan jatah umurnya 70 tahun maka setiap detik, jam, hari, pekan, bulan, dan pergantian tahunnya adalah tanda berkurang umurnya dan mendekat menuju kematiannya.

Allah berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
_”Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.”_ (Ali Imran: 185)

Tak elok seorang hamba malah menghabur-haburkan uang dan tenaganya untuk merayakan pergantian tahun, sementara jatah umurnya semakin berkurang. Dan lebih mirisnya bukan hanya ia termasuk bagian orang-orang yang menghabur-haburkan harta, namun ia menyerupai kebiasaan orang-orang kafir.

Allah berfirman:

إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ ۖ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا
_”Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.”_ (Al-Isra: 27)

Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
_”Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka.”_ (HR. Abu Dawud, Al-Libas, 3512. Al-Albany berkata dalam Shahih Abu Dawud, Hasan Shahih no. 3401)

Semakin banyak kaum muslimin merayakan pergantian tahun, maka disitulah kaum kuffar senang karena kebiasaan mereka diikuti oleh orang-orang yang beragama Islam. Kaum muslimin sibuk membeli;

Terompet sementara hal ini adalah kebiasaan yahudi, lalu untuk apa kaum muslimin mengaminkan setiap surat selesai mebaca surah Al-Fatihah?.

Petasan sementara hal ini adalah kebiasaan orang-orang di luar Islam untuk mengganggu ibadah kaum muslimin, namun sekarang kaum muslimin mengikutinya, bagaimana Allah segera menurunkan pertolongannnya?.

Membuang harta dengan percuma, sementara hal itu adalah perbuatan syaithon.

Bergadang sampai larut malam bahkan sampai pagi demi merayakan pergantian tahun.

Seseorang yang merayakan tahun baru ia tak ingat akan kematian, sementara Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menyuruh kita untuk banyak mengingat kematian.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ يَعْنِي الْمَوْتَ
Dari Sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu berkata, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian.”[HR Ibnu Majah, no. 4.258; Tirmidzi; Nasai; Ahmad].

 

Ditulis oleh: Ustadz Abu Salman Al-Kwasayni حفظه الله.

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين.
⁠⁠⁠

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *