Menyikapi informasi yang muncul dari istri

Suami yang baik bukanlah suami yang selalu *mendukung* apa yang disampaikan oleh istrinya.

Suami yang baik bukanlah suami yang selalu *acuh* dengan apa yang disampaikan oleh istrinya.

Suami yang baik bukanlah suami yang selalu *membantah* dengan apa yang disampaikan oleh istrinya.

Suami yang baik adalah yang ia memiliki 3 sifat dalam menerima informasi dari pasangannya dan ia harus paham kapan dirinya bersikap:

1⃣ Suami mendengarkan informasi dari istri dan mendukungnya, jika hal itu berkaitan dengan kebaikan dan agama.

2⃣ Suami mendengarkan saja tanpa melakukan apa-apa, jika berkaitan dengan urusan harta, perhiasan, kendaraan, rumah, yang intinya adalah urusan duniawi.

3⃣ Suami mendengarkan informasi dari istrinya dan membantahnya, jika berkaitan dengan berburuh sangka, ghibah, memata-matai, meremehkan, menjatuhkan kehormatan, mengecap keburukan kepada muslim yang lain, dan semua hal yang membuat si istri jatuh ke dalam dosa, maka si suami wajib membantahnya dan menasehatinya.

Jika seorang suami selalu mendukung apa yang keluar dari lisan istrinya, maka suaminya itu akan menjadi orang yang dhalim tidak berlaku adil kepada muslim yang lain.

Jika seorang suami selalu acuh dan cuek apa yang keluar dari lisan istrinya, maka istrinya itu akan merasa menjadi seorang yang tidak dihargai dan ditiadakan.

Jika seorang suami selalu membantah apa yang keluar dari lisan istrinya, maka istrinya itu akan menjadi orang yang tertekan dan sulit berfikir.

Wahai suami istrimu itu diciptakan oleh Allah dari tulang rusuk yang bengkok, sehingga dirimu harus paham sikapmu kepadanya.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam_ bersabda:

خُلِقَتِ الْمَرْأَةُ مِـنْ ضِلَعٍ، فَإِنْ تُقِمْهَا تُكْسِرْهَـا فَدَارِهَا، تَعِشْ بِهَا

“Wanita itu diciptakan dari tulang rusuk (yang bengkok)….”_(HR. Ibnu Hibban, no. 1308)

أَلاَ وَاسْتَوْصُوْا بِالنِّسَـاءِ خَيْرًا، فَإِنَّهُنَّ عَوَانٌ عِنْدَكُمْ -أَيْ أسِيْرَاتٍ- لَيْسَ تَمْلِكُوْنَ مِنْهُنَّ شَيْئًا غَيْرَ ذَلِكَ، إِلاَّ أَنْ يَأْتِيْنَ بِفَـاحِشَةٍ مُبَيِّنَةٍ، فَإِنْ فَعَلْنَ فَـاهْجُرُوْهُنَّ فِـي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوْاهُنَّ ضَرْبًا غَيْرَ مُبَرِّحٍ، فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلاَ تَبْغُوْا عَلَيْهِنَّ أَنْ لاَ يُوْطِئْنَ فُرُشَكُمْ مَنْ تَكْرَهُوْنَ، وَلاَ يَأْذَنَّ فِيْ بُيُوْتِكُمْ لِمَنْ تَكْرَهُوْنَ، أَلاَ وَحَقَّهُنَّ عَلَيْكُمْ أَنْ تُحْسِنُوْا إِلَيْهِنَّ فِيْ كِسْوَتِهِنَّ وَطَعَامِهِنَّ.

“Ingatlah, berbuat baiklah kepada wanita. Sebab, mereka itu (bagaikan) tawanan di sisi kalian. Kalian tidak berkuasa terhadap mereka sedikit pun selain itu, kecuali bila mereka melakukan perbuatan nista. Jika mereka melakukannya, maka tinggalkanlah mereka di tempat tidur mereka dan pukullah mereka dengan pukulan yang tidak melukai. Jika ia mentaati kalian, maka janganlah berbuat aniaya terhadap mereka. Mereka pun tidak boleh memasukkan siapa yang tidak kalian sukai ke tempat tidur dan rumah kalian. Ketahui-lah bahwa hak mereka atas kalian adalah kalian berbuat baik kepada mereka (dengan mencukupi) pakaian dan makanan mereka.” (HR. Tirmidzi no. 1163, Ibnu Majah no. 185)

Dan sifat dari pasangan suami istri yang baik adalah menutupi kekurangan serta aib dari pasangannya, tidak boleh mengumbar kekurang pasangan keluar di khalayak ramai.

إِنَّ مِنْ أَشَرِّ النَّاسِ عِنْدَ اللهِ مَنْزِلَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ، اَلرَّجُلُ يُفْضِي إِلَى امْرَأَتِهِ وَتُفْضِيْ إِلَيْهِ ثُمَّ يَنْشُرُ سِرَّهَا

“Manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari Kiamat adalah laki-laki yang ‘mendatangi’ isterinya, dan wanita itu pun ‘mendatangi’ suaminya, kemudian ia (laki-laki itu) menyebarkan rahasia istrinya.”(HR.Muslim di dalam kitab An Nikah, no. 1437)

********************************
📲 Yuk share ke yang lain *tanpa merubah isi dan sumbernya* dan jangan lupa like halaman kami…!

🚿Dan jangan sampai ketinggalan, dengan ikuti jaringan medsos kami untuk mendapatkan artikel dan nasihat yang manfaat.

•┈┈➖•◈◉✹❒📖❒✹◉◈•➖┈┈•

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين.

✍ Ustadz Abu Salman Al-Kwasayni حفظه ال

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *