Menutupi aib muslim yang lain

 

عن أبي هريرة ؛ عن النبي صلى الله عليه وسلم
« لا يستر عبدٌ عبدًا في الدنيا ، إلا ستره الله يوم القيامة »

Dari Sahabat Abu Hurairah ; Dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam :” Tidaklah seorang hamba menutupi (aib) saudaranya di dunia, kecuali Allah akan menutupi Baginya pada hari kiamat”. (HR. Muslim)

Siapa saja yang melihat aib saudaranya, maka hendaklah ia menutupi aibnya dan mencukupkan untuk dirinya saja.

Terlebih jika yang terpeleset adalah orang yang mulia yaitu para ulama, para da’i ahlu sunnah, orang tua kita semua, maka wajib untuk kita menutupinya.

Itu jika benar-benar aib saja, maka kita wajib menutupinya.

Apalagi jika bukan aib namun hanya fitnah belaka dan tuduhan kepada orang-orang yang baik agamanya, maka bukan saja menutupi fitnah, namun lebih dari kita wajib membela dengan harta, pikiran, tenaga, atau yang lebih rendahnya adalah doa untuk mereka.

Hukum menutupi aib seorang muslim adalah wajib, dan siapa saja yang berani membuka aib saudaranya sementara Allah sudah tutupi aibnya, maka Allah akan membuka aib dan boroknya di hadapan manusia yang banyak dan ia tak akan bisa menghindar dari itu.

•┈┈•◈◉✹❒📖❒✹◉◈•┈┈•

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين.

 Ustadz Abu Salman Al-Kwasayni حفظه الله تعالى.

 Di bumi Allah Markaz Al-Kwasayni.

 TG: https://www.telegram.me/alkwasayni
www.al-kwasayni.com
Fb: bit.ly/2o6WTJY
Konsultasi: bit.ly/2CasI8X

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *