Konsultasi : Menabung di Bank

PERTANYAAN

Assalamualaikum, afwan Ustadz, saya mau bertanya.

Apakah menabung di bank termasuk kedalam riba?

Jazakumullah
Syukron Ustadz

Rizky – Wonogiri
08138387xxxx

JAWABAN

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.

Allah Berfirman:

وَأَحَلَّ اللّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا.
( البقرة : ٢٧٥ )

“Allah telah menghalalkan perniagaan dan mengharamkan riba.”
(Qs. al-Baqarah : 275).

Dan Allah juga berfirman:

يَا أَيُّهَا الّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ وَذَرُواْ مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ. فَإِن لَّمْ تَفْعَلُواْ فَأْذَنُواْ بِحَرْبٍ مِّنَ اللّهِ وَرَسُولِهِ وَإِن تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُؤُوسُ أَمْوَالِكُمْ لاَ تَظْلِمُونَ وَلاَ تُظْلَمُونَ.
( البقرة : ٢٧٨-٢٧٩ )

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa-sisa riba) maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasulnya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu, kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.”
(Qs. al-Baqarah : 278-279).

Bunga yang diambil oleh penabung ini tidak akan ada barokahnya.

Allah berfirman:

يَمْحَقُ اللّهُ الْرِّبَا وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ.
( البقرة : ٢٧٦ )

“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah”.
(Qs. Al Baqarah : 276.)

Riba semacam ini termasuk riba fadhl (riba perdagangan).

Apakah boleh menabung di bank tanpa mengambil bunga?.

Bila memungkinkan bagi orang yang memiliki uang untuk menitipkannya kepada orang yang diperkirakan kuat tidak akan menggunakannya dalam perniagaan yang haram, maka itulah yang harus ia lakukan.

Dan bila dia tidak merasa aman bila dititipkan kepadanya, dan tidak pula memungkinkan dititipkan kepada orang yang menggunakannya dalam berbagai transaksi yang dibolehkan, sedangkan ia khawatir uangnya akan hilang (dicuri), maka hendaknya dia berusaha menabungkannya di bank yang paling sedikit transaksi haramnya.

Apakah boleh menabung uang di bank-bank konvensional yang dikhawatirkan dicuri, agar dapat dicairkan pada saat dibutuhkan tanpa mendapatkan bunga sedikitpun dan tanpa dipungut dari mereka upah / uang administrasi ataukah tidak boleh?.

Tidak boleh menabung uang dan yang serupa di bank-bank konvensional atau badan-badan usaha yang serupa yang bertransaksi dengan riba/bunga. Baik tabungannya dengan bunga atau tanpa bunga. Hal ini karena menabung berati bahu-membahu dalam perbuatan dosa dan pelanggaran, sementara Allah berfirman:

وَلاَ تَعَاوَنُواْ عَلَى الإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ.
( المائدة : ٢ )

“Dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.”
(Qs. al-Maidah : 2).

Kecuali bila ditakutkan uang tersebut akan hilang karena dicuri, atau dirampok atau yang serupa, sedangkan ia tidak mendapatkan cara lain untuk menjaganya selain menabungkannya di bank konvensional, maka dibolehkan baginya untuk menabungkannya di bank atau badan usaha yang serupa, tanpa memungut bunga, demi menjaga keselamatan uang tersebut. Perbuatan ini merupakan sikap menanggung resiko yang teringan.

الله أعلم

[Majmu’ Fatawa al-Lajnah ad-Da’imah, 13/346, fatwa no: 4682.]

•┈┈➖•◈◉✹❒📚❒✹◉◈•➖┈┈•

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

✍Ustadz Abu Salman Al-Kawasayni حفظه الله تعالى .

🌍 Bumi Allah, Kantor Bersih.or.id Sabtu 19 Jumadil Akhir 1438 H.

📷INSTAGRAM : Bersih.TV
🔵FB: Bersih
📹YOUTUBE : Bersih TV
🐦TWITTER : @BERSIH_TV
📪TELEGRAM : @berbaginasihat
🌎WEB : www.bersih.or.id
📱WA : Daftar Bersih Ketik
Nama#L/P#Alamat
Kirim 0857-7902-6345.
🔽Bersih di playstore android https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wBersih_4574773

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *