Hukum Memanjangkan Kuku

As Syaikh Ibnu Utsaimin رحمه الله ditanya; Apakah hukum syariat terhadap orang yang memanjangkan selurguh kukunya atau sebagiannya?.

Jawaban:
Memanjangkan kuku jika tidak haram, minimal makruh hukumnya, sebab Nabi صلی الله عليه وسلم telah menentukan masa memotong kuku agar tidak dibiarkan di atas 40 hari. [Shahih Muslim, Kitab ath-Thaharah (258)].

Adalah aneh sekali bilamana mereka yang mengklaim sebagai kaum metropolis dan berperadaban membiarkan kuku-kuku mereka padahal itu membawa kotoran dan konsekuensi logisnya bahwa manusia yang seperti ini malah menyerupai binatang.

Oleh karena itu, Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda:

“Sesuatu yang ditumpahkan darahnya (disembelih) dan disebutkan nama Allah (padanya), maka makanlah ia. Bukanlah gigi dan kuku.… adapun gigi, maka ia termasuk tulang sedangkan (memelihara) kuku adalah cara hidup orang-orang Habasyah (Ethiophia).” [Shahih al-Bukhari, kitab asy-Syirkah (2507); Shahih Muslim, kitab al-Adhahi (1968)]

Yang dimaksud, bahwa mereka itu menjadikan kuku-kuku tersebut sebagai pisau untuk menyembelih dan memotong daging atau selain itu.

Ini semua merupakan cara hidup mereka yang lebih mirip dengan ala hidup binatang.

______
📚As Syaikh Al Utsaimin, Kitab ad-Da’wah, Vol. V, Jilid. II, hal. 79-80.

•┈┈➖•◈◉✹❒📖❒✹◉◈•➖┈┈•

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين.

🖊Ustadz Abu Salman Al-Kwasayni حفظه الله تعالى .

🌍 Di Bumi Allah LIMAN, Kamis 16 Rajab 1438 H.

🌐www.al-kwasayni.com
📪telegram.me/alkwasayni
🐦twitter.com/alkwasayni
🔵Fb: bit.ly/2o6WTJY
🖼Instagram: bit.ly/2p7rvbP
📹youtube: bit.ly/2odLKHL
📡Streaming: bit.ly/2o1B78B
📻Radio: 107.4 FM
♻WA : Daftar Al-Kwasayni Ketik
Nama#L/P#Alamat
Kirim 0821-1155-3775.

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *