GURU DAN ORANG TUA IDAMAN

Guru menyambut murid-murid datang …

Guru kembali ke rumah setelah semua murid pulang …

Guru membimbing bukan hanya mengajarkan …

Guru menganggap murid-muridnya seperti anaknya sendiri …

Guru menjaga akhlaq dan adab murid-muridnya baik di kelas atau di luar kelas …

Guru menanyakan kabar anak didiknya …

Gurunya menanyakan bagaimana ibadah anak didiknya …

Guru tidak mudah putus asa …

Guru dicintai para muridnya …

Guru ditunggu para muridnya …

Karena guru adalah pengajar kebaikan …

معلم الخير يستغفر له كل شيء حتى الحيتان في البحار

“Orang yang mengajarkan kebaikan (kepada orang lain) akan dimintakan ampunan oleh semua makhluk, sampai ikan-ikan di lautan”. (HR. Thabrani).

Orang tua murid menyekolahkan anak mereka bukan sekedar menitipkan saja …

Orang tua mau bekerjasama dengan pihak sekolah dalam mendidik anak-anaknya …

Sehingga anak-anak kita semua menjadi tabungan kebaikan yang berharga untuk orang tuanya dan gurunya …

إذا مات العبد إنقطع عنه عمله إلا من ثلاث: صدقة جارية أو علم ينتفع به أو ولد صالح يدعو له

“Jika seorang hamba meninggal dunia maka akan terputus seluruh amalnya, kecuali tiga hal: Shodaqoh jariyah atau ilmu yang bermanfaat atau anak yang sholih yang mendoakan kedua orang tuanya.” (HR.Muslim)

 

Ditulis oleh: Ustadz Abu Salman Al-Kwasayni, MA. حفظه الله.

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين.

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *