Gelarmu yang sebenarnya

Gelarmu yang sebenarnya

Sebagian manusia jika gelar atau title akademik tidak tercantum ia tak mau, pokoknya harus dicantumkan dimanapun.

Bahkan ada yang lebih miris lagi yang dilakukan sebagian penyelenggara majelis ilmu, ada da’i yang dicantumkan gelar dan titlenya namun beliaunya tidak atau belum memilikinya.

Apakah aibnya jika seorang da’i tak memiliki gelar atau title dunia? yang terpenting adalah ia mumpuni ilmunya dan sanad ilmunya jelas diatas manhaj yang benar.

Padahal yang benar adalah gelar atau title setiap muslim ketika ia masih hidup di dunia adalah:

حفظه الله
“Semoga Allah menjaganya (untuk pria)”.

حفظها الله
“Semoga Allah menjaganya (untuk wanitanya)”.

Dan ketika ia telah wafat adalah:

رحمه الله
“Semoga Allah merahmatinya (untuk pria)”.

رحمها الله
“Semoga Allah merahmatinya (untuk wanita)”.

Dakwah mampu masuk dan mempengaruhi mad’u atau jamaah kajian karena sebab keikhlasannya seorang pendakwah dan murni pertolongan Allah, bukan karena ia S1 atau lebih dari itu.

Bisa jadi orang-orang yang tak nampak dan terdengar amalnya, ia malah masuk surga terlebih dulu. Misalnya seorang yang menjaga parkir kendaraan ketika adanya majelis ilmu, karena ia ikhlas menjaga tanpa pamrih apapun, malah dengan sebab itu ia mengalahkan pemateri dan panitianya serta jamaah yang lain dan memasukkan ia ke surganya Allah terlebih dahulu.

Semoga Allah menjaga kita semua diatas dakwah yang benar ini dan terjauhkan dari sifat mudah meremehkan saudara muslim yang lain. Amiin.

 Yuk share ke yang lain *tanpa merubah isi dan sumbernya* dan jangan lupa like halaman kami…!

Dan jangan sampai ketinggalan, dengan ikuti jaringan medsos kami untuk mendapatkan artikel dan nasihat yang manfaat.

•┈┈•◈◉✹❒📖❒✹◉◈•┈┈•

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين.

 Ustadz Abu Salman Al-Kwasayni حفظه الله تعالى.

 Di bumi Allah *Kwasen Tercinta*, Ahad 14 Rabiul Akhir 1439.

 TG: https://www.telegram.me/alkwasayni
www.al-kwasayni.com
Fb: bit.ly/2o6WTJY
Konsultasi: bit.ly/2CasI8X

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *