Cinta Sejati

Seorang jika ditanya; apakah dirinya mencintai Allah?, maka dia akan menjawab; Tentu.

Namun apakah kecintaan seperti ini benar?.

Kecintaan kepada Allah yang benar adalah kecintaan kepada-Nya disertai mengikuti Nabi _Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam._

As Syaikh Shalih Al-Fauzan حفظه الله berkata:

‏«من ادعى أنه يحب الله ولكنه لا يتبع الرسول عليه الصلاة والسلام فإنه كذاب»
“Siapa saja yang mengaku bahwasanya dirinya mencintai Allah, akan tetapi dirinya tidak mengikuti Rosul Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, maka kecintaannya adalah dusta”.

‏[أسباب محبة الله للعبده]

Jadi kecintaaan kepada Allah tanpa disertai dengan mengikuti Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, maka kecintaannya adalah dusta.

Mengikuti Nabi bukan hanya secara fisiknya saja.

Laki-laki berjanggut dan tidak isbal.

Wanita mengenakan jilbab yang menutupi tubuhnya, bahkan ada yang bercadar.

Namun semua tidaklah bermanfaat jika perintah Nabi _Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam_ tidak dikerjakan dan melanggar apa yang diperintahkan oleh baginda Nabi _Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam_. Seperti;

1⃣. Tidak menjaga lisan.

2⃣. Memfitnah dan mudah menuduh saudara muslim yang lain.

3⃣. Mudah menghibah.

4⃣. Namimah atau Mengadu domba antara sesama kaum muslimin.

5⃣. Mempercayai berita miring tanpa melakukan kroscek (Tabayyun) terlebih dahulu kepada orang yang tertuduh.

6⃣. Mudah hasad kepada kaum muslim dan muslimah yang lain, sementara pemberian dan kenikmatan yang ada padanya adalah milik Allah, tidak ada manfaatnya jika dihasadi dan tidak akan mudharat sedikitpun juga, disebabkan ada yang hasad.

Sementara Allah meminta bukti kepada kita semua, bahwa kita mencintainya dengan benar bukan kecintaan di lisan saja tanpa amal yang benar yaitu mengikuti Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dengan benar, bukan hanya sekedar pengakuan saja.

Allah Ta’ala berfirman:

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ
“ Katakanlah (wahai Muhammad kepada umatmu): Jika kalian benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa kalian.“ [QS. Alu Imron: 31]

 

Ditulis oleh: Ustadz Abu Salman Al-Kwasayni حفظه الله.

حفظه الله.وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين.

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *