Antara syariat cadar, dan konde

Aku dan dirimu hanyalah milik Allah semata…

Kewajiban jin dan manusia adalah sama…

Tugasku dan tugasmu adalah sama…

Berkonde atau bercadar di akhirat kelak akan dimintai pertanggung jawabannya…

Tujuan Allah menciptakan jin dan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah semata, dan mengenakan cadar adalah ibadah.

Allah berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Dan tidaklah Aku (Allah) ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaku.” (Adz-Dzariyat:56)

Syariat Islam akan selalu cocok di setiap zaman dan tempat…

Cadar dan konde adalah dua hal yang tidak bisa disamakan…

Islam datang membawa kebaikan dan menghapus kejahilan…

Dahulu sebelum Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam diutus untuk membawa manusia ke jalan yang baik, maka dahulu orang melakukan thawaf dengan jalan telanjang dan Islam menggantikannya dengan membawa kebaikan dan melarang thawaf dengan telanjang…

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ قَالَ يُونُسُ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ حَدَّثَنِي حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَا بَكْرٍ الصِّدِّيقَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ بَعَثَهُ فِي الْحَجَّةِ الَّتِي أَمَّرَهُ عَلَيْهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَبْلَ حَجَّةِ الْوَدَاعِ يَوْمَ النَّحْرِ فِي رَهْطٍ يُؤَذِّنُ فِي النَّاسِ أَلَا لَا يَحُجُّ بَعْدَ الْعَامِ مُشْرِكٌ وَلَا يَطُوفُ بِالْبَيْتِ عُرْيَانٌ

Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Bukair] telah menceritakan kepada kami [Al Laits] berkata, [Yunus] berkata, [Ibnu Syihab] telah menceritakan kepada saya [Humaid bin ‘Abdurrahman] bahwa [Abu Hurairah radliallahu ‘anhu] mengabarkan kepadanya bahwa Abu Bakar Ash-Shidiq radliallahu ‘anhu mengutusnya dalam urusan yang dia diperintahkan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam sebelum hajji wada’ pada hari Nahar dalam satu rambongan kecil untuk mengumumkan kepada manusia bahwa; “Setelah tahun ini tidak boleh seorang musyrikpun ang melaksanakan hajji dan tidak boleh thawaf di Ka’bah dengan telanjang.” (HR. Bukhari, no. 1517)

Udara dan semua yang kita rasakan di dunia ini adalah pemberian Allah, sehingga tak pantas siapapun dirinya mengejek syariat Allah salah satunya adalah cadar…

Dan cadar adalah syariatnya Allah yang tidak boleh dicela, bahkan madzhab Syafi’i mewajibkan mengenakan cadar bagi muslimah, dan negara yang kita cintai ini yaitu Indonesia mayoritasnya bermadzha Syafi’i, sehingga tak elok cadar ini menjadi ejekan dan candaan karena ini adalah sebuah aturan dari Allah…

Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

“Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Ahzab:59)

Asy Syaikh As-Sa’dy rahimahullah menjelaskan di kitab tafsir beliau; bahwa jilbab adalah mulhafah (kain penutup atas), khimar, rida’ (kain penutup badan atas) atau selainnya yang dikenakan di atas pakaian. Hendaklah jilbab tersebut menutupi diri wanita itu, menutupi wajah dan dadanya.(Taisir Al Karimir Rahman, ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di, hal. 671)

Dan jilbab adalah ciri orang-orang yang merdeka sebagaimana diterangkan oleh Imam Ibnul Jauzi rahimahullah dalam Zaadul Masiir memberi keterangan mengenai jilbab. Beliau nukil perkataan Ibnu Qutaibah, di mana ia memberikan penjelasan, “Hendaklah wanita itu mengenakan rida’nya (pakaian atasnya).” Ulama lainnya berkata, “Hendaklah para wanita menutup kepala dan wajah mereka, supaya orang-orang tahu bahwa ia adalah wanita merdeka (bukan budak).” (Zaadul Masiir, Ibnul Jauzi, Mawqi’ At Tafasir, 5/15)

Antara cadar dan konde tentu dua hal yang berbeda.

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *